MUI Riau dan MPQ Duduk Bersama, Polemik Medsos Dibahas Terbuka
Rapat silaturahmi MPQ Provinsi Riau membahas perkembangan organisasi dan penyelesaian polemik internal.
PEKANBARU - MUI Riau dan jajaran Majelis Pecinta Qur'an (MPQ) Provinsi Riau menggelar rapat silaturahmi di Auditorium MUI Provinsi Riau, Kamis (16/7/2026), sebagai upaya menyelesaikan sejumlah persoalan internal yang belakangan menjadi perhatian. Pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu dihadiri pengurus MPQ bersama unsur MUI Provinsi Riau.
Sekretaris Umum MUI Riau, Hermansyah, membuka rapat dengan menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan organisasi. Ia menegaskan bahwa forum tersebut menjadi wadah untuk mencari solusi dan memperkuat kebersamaan seluruh pihak.
Dalam pembahasan, peserta rapat menyoroti unggahan mengenai kegiatan MPQ yang dipublikasikan melalui media sosial Facebook. Unggahan tersebut memunculkan keberatan dari salah seorang pengurus karena dinilai dapat ditafsirkan sebagai sindiran terhadap pihak tertentu. Kondisi itu kemudian berkembang menjadi pembahasan bersama agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas.
Forum juga memaparkan perjalanan MPQ sejak berdiri pada 29 Juli 2022. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan mengajak masyarakat semakin dekat dengan Al-Qur'an melalui kegiatan membaca, mentadabburi, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an. Dalam perkembangannya, MPQ disebut telah menghimpun ribuan peserta, bahkan mendapat partisipasi dari luar negeri, seperti Brunei Darussalam dan Malaysia.
Selain membahas perkembangan organisasi, rapat turut menyinggung dampak polemik yang muncul terhadap aktivitas MPQ. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan terkait pemberitaan, penggunaan nama dalam publikasi kegiatan, hingga persoalan yang telah dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Dugaan mengenai pengelolaan dana juga ikut dibahas, namun seluruh peserta sepakat bahwa informasi tersebut masih memerlukan proses verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.
Suasana rapat berlangsung terbuka dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pendapat dan masukan. Hingga akhir pertemuan, forum menyepakati bahwa setiap persoalan akan diselesaikan melalui mekanisme klarifikasi dan musyawarah. Di sisi lain, seluruh program MPQ dipastikan tetap berjalan sebagaimana mestinya sebagai bentuk komitmen organisasi dalam melanjutkan pembinaan dan syiar Al-Qur'an kepada masyarakat.
Penulis: Irsyadel Fikri Mahasiswa Magang Universitas Islam Riau
Editor :Tim Sigapnews