Safari Dakwah MUI Riau di Kuansing, Prof Ilyas Husti Gaungkan Gerakan Cinta Masjid
MUI Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Ilyas Husti, MA, memberikan tausyiah safari dakwah MUI Riau di Masjid Al-Furqon, Kuansing.
TALUK KUANTAN - Ketua Umum (Ketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Ilyas Husti, MA, memimpin langsung safari dakwah MUI Riau di Masjid Al-Furqon, Taluk Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan “Cinta Masjid”, yang digagas MUI Riau untuk memakmurkan dan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat.
Dalam tausyiahnya, Prof Ilyas menegaskan bahwa safari dakwah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan nyata untuk mengoptimalkan peran 12.827 masjid yang tersebar di seluruh Provinsi Riau.
“Di Riau kita memiliki sekitar 12.827 masjid. Kami belum bisa menjangkau semuanya, tapi insyaallah melalui safari dakwah ini, semangat memakmurkan masjid akan terus kita hidupkan,” ujar Prof. Ilyas di hadapan jamaah yang memadati Masjid Al-Furqon.
Guru besar UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau itu juga menegaskan pentingnya keterikatan hati umat terhadap masjid. Ia menyebut, seseorang yang hatinya terpaut dengan rumah Allah adalah tanda keimanan sejati.
“Kalau ada orang yang datang ke masjid, hatinya terikat pada masjid, dia menghidupkan masjid, maka saksikanlah, sesungguhnya dia adalah seorang mukmin sejati,” tegasnya dengan suara bergetar yang disambut takbir jamaah.
Dalam kesempatan itu, Prof. Ilyas juga mengingatkan keutamaan shalat Subuh berjamaah yang disaksikan langsung oleh malaikat.
“Shalat Subuh itu disaksikan oleh malaikat. Ketika kita berdoa Allahumma ftahlii abwaaba rahmatik — Ya Allah, bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu, maka malaikat menjadi saksi atas doa itu,” tutur Prof. Ilyas penuh makna.
Safari dakwah ini tidak hanya menjadi ajang syiar, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antara pengurus MUI Riau dan pengurus Masjid Al-Furqon.
Momen ini sekaligus menjadi motivasi bagi pengelola masjid di Kuansing untuk menerapkan manajemen masjid yang profesional dan berdaya guna bagi umat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus MUI Riau, antara lain Wakil Ketua Umum Dr. H. Abdul Razak, MM, Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi Prof. Dr. Fitra Lestari, M.Sc., M.Eng, serta beberapa staf ahli bidang teknologi informasi.
Dari pihak tuan rumah, tampak hadir Ketua MUI Kabupaten Kuantan Singingi H. Bakhtiar M. Shaleh, M.Ag, Ketua Harian MUI Riau H. Aprizal DS, Sekretaris MUI Ir. H. Harmansyah, dan sejumlah tokoh masyarakat Kuansing.
Safari dakwah ini juga menjadi langkah awal bagi MUI Riau dalam memperkuat kolaborasi dengan masjid-masjid di pelosok daerah agar kembali menjadi pusat kegiatan ibadah, dakwah, dan pemberdayaan sosial ekonomi umat.
Sebagai penutup, Prof Ilyas menyerukan agar seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam gerakan “Cinta Masjid”, dengan menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, pendidikan, dan kesejahteraan umat.
“Kita ingin masjid hidup, jamaahnya ramai, dan menjadi tempat membina generasi Islam yang kuat iman dan ilmu,” tutup Prof. Ilyas penuh semangat.
Editor :Yefrizal