Disaksikan Bupati Suhardiman Amby, Ketum MUI Riau Kukuhkan MUI Kuansing Periode 2025-2030
Ketum MUI Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Ilyas Husti MA, mengukuhkan pengurus MUI Kabupaten Kuansing periode 2025-2030.
KUANTAN SINGINGI — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Ilyas Husti MA, mengukuhkan pengurus MUI Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) periode 2025-2030 di halaman Balai Datuak Panglimo Dalam, Selasa (9/12/2025) sore.
Pengukuhan itu turut disaksikan langsung oleh Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, beserta unsur pemerintah daerah dan para tokoh ulama.
Suasana pelantikan berlangsung khidmat. Usai prosesi pengukuhan, Prof. Ilyas Husti menegaskan bahwa keberadaan MUI di Kuansing harus menjadi benteng utama umat dalam menghadapi tantangan ideologi dan infiltrasi ajaran yang menyimpang.
Guru Besar UIN Suska Riau ini menekankan bahwa kepengurusan baru dituntut bekerja aktif merespons dinamika masyarakat yang semakin cepat berubah.
“MUI memiliki peran strategis sebagai garda terdepan penjaga akidah umat. Kita harus hadir ketika masyarakat membutuhkan panduan, terutama terkait paham-paham yang dapat menyesatkan,” ujar Prof. Ilyas.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara ulama dan pemerintah daerah demi tercapainya pembangunan yang berlandaskan nilai keagamaan.
Prof. Ilyas menyebut bahwa MUI bukan hanya lembaga penasehat, tetapi mitra strategis yang harus membantu melaksanakan visi dan misi daerah.
“MUI adalah mitra pemerintah. Karena itu kita wajib menyeimbangkan diri agar menjadi penggerak dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Kuantan Singingi,” tambahnya.
Prof. Ilyas juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Suhardiman Amby atas komitmen dan keberpihakannya terhadap kegiatan keagamaan, terutama penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ).
Ia secara khusus mengakui peran Bupati sebagai pendiri Pondok Pesantren Imam Saleh di Inuman, yang dinilai memberi kontribusi besar bagi pendidikan Islam di Kuansing.
Sementara itu, Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran MUI Kuansing yang baru dikukuhkan.
Ketum MUI Riau yang juga tokoh ulama Riau menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat membutuhkan peran ulama untuk menjaga ketenangan, kondusifitas, dan arah kehidupan masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada MUI Riau yang telah mengukuhkan kepengurusan MUI Kuansing. Ulama adalah tiang penyangga masyarakat, dan peran MUI sangat penting mencegah ajaran yang bisa memecah belah,” kata Bupati.
Ia memastikan bahwa Pemkab Kuansing siap bersinergi dan menyediakan ruang bagi MUI dalam melakukan pembinaan umat, baik di bidang dakwah, pendidikan, maupun penguatan wawasan keagamaan yang moderat.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, MUI Kuansing diharapkan semakin solid, adaptif, dan responsif dalam menjawab berbagai tantangan sosial-keagamaan serta berperan aktif menjaga akidah umat dan keharmonisan masyarakat Kuantan Singingi.
Editor :Yefrizal