MUI Riau Hadiri Pemusnahan Narkoba dan Miras oleh Polda Jelang Ramadhan 1446 H
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau menghadiri acara pemusnahan barang bukti kejahatan menjelang Ramadhan 1446 H tahun 2025 M
PEKANBARU– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkoba, minuman keras (miras), dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) cipta kondisi menjelang Ramadhan 1446 H tahun 2025.
Acara ini digelar oleh Polda Riau di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Kamis (27/2).
Ketua Umum MUI Riau, Prof. Dr. H. Ilyas Husti, M.A., mengapresiasi langkah Polda Riau dalam menjaga keamanan menjelang bulan suci.
"MUI selalu bersinergi dengan Polda Riau untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam safari Ramadhan bersama Pemprov dan kepolisian," ujarnya.
Gubernur Riau, H. Abdul Wahid diwakili Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) Provinsi Riau, Hadi Penandio menyatakan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap kegiatan cipta kondisi ini.
"Kami mendukung penuh upaya Polda Riau dalam menciptakan keamanan dan ketertiban menjelang Ramadhan, bekerja sama dengan masyarakat," katanya.
Kapolda Riau Irjen. Pol. Mohammad Iqbal, SIK., MH, mengungkapkan bahwa KRYD cipta kondisi menjelang Ramadhan merupakan bagian dari program nasional untuk menekan angka kriminalitas.
"Narkoba dan miras adalah sumber utama tindak kejahatan," tegasnya.
Barang bukti yang disita dan dimusnahkan diantaranya sabu 118 kilogram, ekstasi 131 ribu butir, ganja 15 kilogram, minuman keras 16.015 ribu botol tuak 15 liter dan knalpot brong 1030.
Kapolda Iqbal menekankan bahwa keamanan wilayah Riau menjelang Ramadhan harus dijaga dengan pendekatan preemptif, bekerja sama dengan tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, serta jurnalis.
"Gangguan keamanan harus dicegah dengan strategi preemptif dan kolaborasi semua pihak," katanya.
Kapolda menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba dan kejahatan lainnya di Riau.
"Jika masih ada pelaku kejahatan, kami akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka," ujarnya.
Dalam operasi ini, puluhan tersangka yang terlibat dalam berbagai tindak kejahatan juga berhasil diamankan. Mereka akan segera diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Acara ini turut dihadiri oleh Kapolda Riau, pengurus MUI Riau Dr. Almi Jera dan kepala Humas Yefrizal, Forkopimda Riau, Kejati Riau, Danlanud, Danrem 031/WB, tokoh masyarakat, tokoh agama, LAM Riau, serta perwakilan Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Riau.
Editor :Yefrizal