MUI Riau Hadiri Mukernas Nasional, Tegaskan Arah Gerakan Umat
Pengurus MUI Provinsi Riau menghadiri pembukaan Mukernas I MUI di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
JAKARTA - Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I MUI di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (11/2/2026), guna menyelaraskan program keumatan daerah dengan arah kebijakan nasional.
Delegasi MUI Riau yang dipimpin Sekretaris Umum Harmansyah bergabung dalam forum strategis Mukernas I MUI yang berlangsung 11–13 Februari 2026. Agenda ini menjadi titik konsolidasi ulama nasional untuk merumuskan prioritas kerja lima tahun ke depan di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan kebangsaan.
Sejak pembukaan, Mukernas menegaskan pentingnya penyatuan pola pikir keagamaan dan penguatan koordinasi gerakan umat. Sekum MUI Riau Harmansyah menilai forum tersebut membawa dampak langsung bagi daerah.
“Mukernas ini memperkuat peran ulama daerah dalam menjaga harmoni sosial, mendorong keadilan ekonomi, serta memperluas kontribusi umat terhadap agenda kebangsaan. Hasilnya akan kami bawa ke Riau untuk memperkuat keharmonisan umat,” ujarnya.
Dalam sidang pembukaan, Dewan Pertimbangan MUI Dr. H. Muchyiddin Junaidi menyoroti posisi Indonesia dalam isu kemanusiaan global, khususnya Palestina.
“Indonesia memiliki posisi strategis untuk berkontribusi dalam misi perdamaian, termasuk solidaritas kemanusiaan bagi Palestina,” katanya. Ia juga menekankan penguatan ekonomi syariah sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan umat yang dinilai masih menghadapi tantangan struktural.
Ketua Umum MUI Pusat KH Anwar Iskandar memaparkan empat fokus besar program 2025–2030, mulai dari pelurusan paham keagamaan menyimpang hingga penguatan ekonomi umat.
“Umat Islam harus berperan aktif dalam pembangunan ekonomi nasional, sekaligus tetap menjaga akhlak dalam mendukung kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Ia menambahkan, kritik terhadap kebijakan harus disampaikan secara etis. “Jika ada kebijakan yang keliru, MUI berkewajiban memberi tausiyah secara santun,” ujarnya.
Mukernas juga menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina serta pentingnya akhlak sebagai fondasi pembangunan bangsa. Menurut Anwar, kemajuan nasional tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. “Bangsa yang kuat dimulai dari akhlak yang kokoh,” katanya.
Kehadiran MUI Riau dinilai strategis untuk memastikan hasil Mukernas diterjemahkan menjadi program nyata di daerah, terutama dalam penguatan taswiyatul manhaj dan koordinasi gerakan umat.
Sinkronisasi kebijakan melalui Mukernas ini diharapkan memperkuat peran ulama daerah dalam menjaga stabilitas sosial, memperluas keadilan ekonomi, serta mendorong kontribusi umat dalam agenda kebangsaan dan kemanusiaan global.
Editor :Yefrizal