Mahasiswa Magang MUI Riau Perkuat Kompetensi Lewat Pelatihan Jurnalistik
Mahasiswa Magang Perdalam Teknik Penulisan Berita Bersama Yefrizal
Pekanbaru – Upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa magang dalam bidang komunikasi dan pemberitaan dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau melalui pelatihan jurnalistik yang berlangsung di Auditorium Kantor MUI Provinsi Riau, Rabu (15/7/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Wartawan Utama sekaligus Pemimpin Umum Sigapnews.co.id Network, Yefrizal, S.E., sebagai pemateri.
Pelatihan diikuti mahasiswa magang yang berasal dari berbagai perguruan tinggi. Selama sesi berlangsung, peserta memperoleh pemahaman mengenai dasar-dasar jurnalistik, mulai dari teknik menggali informasi, menyusun berita dengan prinsip 5W+1H, hingga pentingnya memegang teguh kode etik jurnalistik dalam setiap proses peliputan. Materi tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menghasilkan informasi yang faktual, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.
Dalam pemaparannya, Yefrizal menegaskan bahwa jurnalistik merupakan profesi yang menuntut tanggung jawab besar karena setiap informasi yang dipublikasikan dapat memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap suatu peristiwa.
"Menulis berita bukan hanya soal merangkai kata, tetapi bagaimana menghadirkan fakta yang telah diverifikasi sehingga informasi yang diterima masyarakat benar-benar dapat dipercaya. Seorang jurnalis harus menjunjung tinggi kejujuran, objektivitas, dan etika dalam setiap pemberitaan," ujar Yefrizal.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital telah mempercepat arus penyebaran informasi. Menurutnya, kecepatan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan seorang jurnalis apabila tidak diimbangi dengan ketelitian dalam memeriksa kebenaran informasi.
"Jangan sampai kita menjadi yang pertama menyampaikan berita, tetapi justru menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Kredibilitas media dibangun dari akurasi, bukan sekadar kecepatan," tambahnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai teknik menentukan nilai berita, menyusun angle, membuat lead, hingga merangkai tubuh berita sesuai kaidah straight news. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya diskusi yang berkembang selama pelatihan berlangsung.
Salah seorang peserta magang dari Universitas Islam Riau (UIR), Laras, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat dalam memahami dunia jurnalistik.
"Pelatihan ini membuka wawasan saya tentang bagaimana sebuah berita disusun secara profesional. Saya tidak hanya belajar teknik menulis, tetapi juga memahami pentingnya verifikasi data, etika jurnalistik, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," ungkap Laras.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa magang diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat dalam memahami praktik jurnalistik yang profesional. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, serta menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Penulis:
Laras
Mahasiswa Magang Universitas Islam Riau (UIR) di MUI Provinsi Riau
Editor :Tim Sigapnews