Komisi Ukhuwah MUI Riau Susun Program Ukhuwah 2025–2030 Perkuat Persatuan Umat
Suasana Rapat Komisi Ukhuwah MUI Provinsi Riau di Auditorium MUI Provinsi Riau yang membahas hasil rapat Komisi Ukhuwah MUI Pusat serta penyusunan program kerja periode 2025–2030.
PEKANBARU – Komisi Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau mulai menyusun arah program kerja periode 2025–2030 dalam rapat koordinasi yang digelar di Auditorium MUI Provinsi Riau, Kamis (23/7/2026). Forum tersebut juga membahas hasil rapat Komisi Ukhuwah MUI Pusat sebagai pijakan memperkuat persatuan umat dan sinergi antarorganisasi kemasyarakatan Islam di Provinsi Riau.
Rapat dipimpin Ketua Komisi Ukhuwah MUI Provinsi Riau, M. Fakhri, didampingi Sekretaris Bambang L. Hakim, serta diikuti seluruh anggota komisi. Salah satu agenda utama ialah penyampaian hasil pembahasan Komisi Ukhuwah MUI Pusat yang dipaparkan Bambang L. Hakim.
Dalam rapat itu, peserta menekankan pentingnya peran Komisi Ukhuwah sebagai penguat persatuan umat di tengah keberagaman organisasi Islam. Komisi dinilai memiliki fungsi strategis dalam membangun komunikasi, menjembatani perbedaan pandangan, serta memperkuat nilai-nilai persaudaraan Islam melalui pendekatan dialog dan musyawarah.
Selain itu, forum juga menyoroti perlunya membangun budaya tabayun sebagai upaya menangkal penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Penguatan hubungan antarlembaga, lintas organisasi, dan lintas generasi juga menjadi perhatian agar kolaborasi antarumat semakin solid.
"Komisi Ukhuwah memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan umat, membangun budaya tabayun, memperkuat sinergi antarelemen masyarakat, serta menjadi mediator ketika terjadi perbedaan atau konflik," menjadi salah satu poin yang mengemuka dalam rapat tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Komisi Ukhuwah MUI Provinsi Riau merancang sejumlah program strategis untuk lima tahun ke depan. Di antaranya penyelenggaraan forum silaturahmi nasional organisasi kemasyarakatan Islam, pengembangan indeks ukhuwah, diplomasi ukhuwah di tingkat internasional, hingga penguatan jejaring dengan lembaga-lembaga keulamaan dunia.
Sementara itu, program tahunan yang akan dijalankan meliputi halaqah ukhuwah dan moderasi beragama, safari ukhuwah ke berbagai organisasi Islam, literasi media, serta pelatihan komunikasi damai guna memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.
Melalui penyusunan program tersebut, MUI Provinsi Riau berharap semangat persaudaraan, toleransi, dan kolaborasi antarelemen umat terus terjaga. Sinergi yang kuat diharapkan mampu memperkokoh persatuan umat Islam sekaligus mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang aman, damai, dan harmonis di Provinsi Riau.
Editor :Tim Sigapnews